kami adalah power ranger sepertinya, karena hanya terdiri dari empat orang pria dan satu orang wanita. mereka adalah Patrick Halomoan Marbun, Rahmadi Irawan, Stefanus Gracious Prasetyo dan Muhammad Haris serta Saya Dina Novita sebagai satu-satunya wanita di perjalanan ini.

oke, saya akan mulai menceritakan awal dari segala kisah menegangkan, menertawakan serta menseriuskan.. hahahhahaha
berikut ini adalah anggota road trip with an art
Hariz Mocarizo

Patrick Halomoan Marbun

Stefanus Gracious Prasetyo

Rahmadi Irawan

Dan saya Dina Novita

pertama, setelah beberapa minggu membahas sebuah perjalanan berkarya sambil berlibur. akhirnya jadi juga rencana itu terlaksana. Dengan asupan dana dari seorang Patrick Halomoan Marbun dan Muhammad Haris sebagai pemilik project dan Excutive produser. perjalanan ini di mulai..
naik kereta api..tutt..tutt..tutt.....
kumpul dikostan haris ya teman2 jam 3 sore.. SMS yang di terima oleh semua anggota road trip jakarta-surabaya ini. Semuanya siap-siap !!!!
teng tong, jam 11 siang patrick dan Haris datang ke rumah saya buat bawa semua benda yang bisa di bawa, hahaa... gunanya untuk mempermudah saya ke kampus supaya ga repot bawa banyak barang.
Berikut ini adalah barang-barang yang di bawa dari rumah gue :
1. Light meter merk Sekonic
2. Clapper yang ada tulisan Fuji Film nya dan ada color chartnya lengkap..( asooyy )
3. Filter ( ND, CTO, CTB dan DIFFUSE )
4. Besi antena TV bekas
5. Tas Pakaian gue ( karena barang yang di bawa terlihat begitu sedikit,jadi gue minta tolong mereka bawain supaya pas berangkat ke kostan haris.. gue ga perlu naik taxi..hahha..penghematan )
oke.. persiapan menuju berkarya sambil berlibur beres juga. asiiiiiiikkkkk...
jam 2 teng,gw berangkat ke kostan haris dengan membawa styrofoam yang berbentuk tulisan B.A.N.K.I.T.S dalam sebuah tas kertas berwarna merah besar. rencananya ga mau naik taxi, tapi karena itu tas merah ngerepotin banget dibawanya, akhirnya taxi merah dengan merk Rosalinda mengantarkan saya menuju cikini.
..di dalam taxi..
" TIM,Cikini ya pak " saya berkata saat membuka pintu taxi dan lalu duduk di kursi belakang.
setelah menyalakan argo yang dimulai dari angka 5000, bapak taxi itu memulai pembicaraan ramah.
mulai dari berbicara menegenai kemacetan jakarta, banjir, sekolah, kuliah, pool taxi, supir taxi, polisi, busway, politik, hukum, negara, presiden, pemerintahan, isu-isu terkini, berita di TV sampai akhirnya ngomongin seni dan pergerakan reformasi kedua. SUMPAH ya, ini bapak taxi yang paling kritis yang pernah gue temuin seumur hidup gue naik taxi di jakarta.
oke sih awalnya,tapi lama-lama gue jadi ngantuk banget...makin lama gue dengerin,makin berat topik obrolannya.
akhirnya sampai juga di Cikini, gue memilih untuk berhenti di depan TIM aja dan argo berhenti pada nominal angka 23.000.. karena bapak taxinya rame dan heboh selama di perjalanan, gue kasih 25.000 ( 2000 nya tips ceritanya ) sekalian biar ga kembali..hahha
karena Kost haris dan kampus dekat, jadi gue jalan kaki ke kostaannya haris.. sampai di depan kost haris, ternyata ada Stefanus Gracious Prasetyo ( a.k.a Ray ) yang lagi megang satu tas kecil warna biru dengan merk salah satu merk kaos terkenal di Jogja dan memegang sebuah tas kamera dan tas yang berisikan pakaian.
terjadi perbincangan singkat
Dina: " Ray, kok ga masuk ke kost langsung ? "
Ray: " harisnya ga ada,lagi di pasar minggu tu "
Dina:" hah?,ngapain ? "
Ray: " ga tau deh "
gue melihat tas biru kecil itu,lalu ray berkata
Ray : " isinya mushroom nih "
Dina : " widih... udah siap2 aja "
Ray : " tapi ini buat #2@$4% "
Maaf namanya gue samarkan demi kebaikan bersama dan nama baik seseorang... hahhahaa
Dina : " elo udah lama disini,Ray "
Ray : " baru dateng juga, naik taxi "
Dina : " wah, gue juga naik taxi. supir taxi gue heboh banget dah ray "
Ray : " wakakkak... waduh gue harus ke kampus lagi. ngasih tugas SKI* gue. l\elo udah ngasih tugas ? "
Dina : " udah dong, gue tadi email ke Ivan sama minta sekalian tolong print-in. yaudah kalo gitu kita ke kampus dulu aja "
ivan Felix Manan

Ray : " yaudah, kita nanti sekalian nunggu di kampus aja "
Dina : " ayo dah.. nanti gue kabarin haris dah kalo kita ada di kampus "
Akhirnya gue dan Ray jalan ke kampus sambil ngobrol ini itu ini itu... macem2 yang diobrolin..
...Sampai di kampus...
tujuan awal Ray buat nitip tugas * Sejarah Kebudayaan Indonesia telah terlaksana. tugas gue udah beres. bingung mau ngapain lagi di kampus, akhirnya gue ketemu Dimas Prasetya di kantin. Karena Haris masih lama jemputnya, yaudah gue ngorbol aja ah sama Dimas demi mengisi waktu luang dan gue mau pamer lagu favorite terbaru gue. _ travessia _
Dimas Prasetya

ngobrol macem-macem sama dimas dan ujung-ujungnya pasti gue nanyain Hendry Gunawan. hahhhhaaa... ternyata si Hengun ada di Studio Mini lagi main Ping pong sama Bang Jojon.
Hendry gunawan
cerita ini di skip aja ya.. cuma buat kesenangan pribadi aja dan pada saat itu, gue gak rela banget buat pisah sementara.. mungkin karena pasangan baru kali ya... hahhahah
tapi sekarang udah beda keadaannya... heheheh
terima kasih gunarso...
oh iya, sedikit cerita...
sebelum berangkat gue di bekali oleh teman gue bernama Achmad Maulana sebuah ipod nano berwarna hitam tanpa earphone atau headphone dengan imbalan foto hasil editan gue di jadiin profil picturenya di Facebook.. huuuhhh....
Achmad Maulana

akhirnya Haris nelfon gue dan dia, patrick beserta supir taxi sudah ada di depan TIM. akhirnya gue dan Ray meluncur ke Batmer (a.k.a Bata Merah a.k.a pelataran depan TIM ). taxi berwarna biru sudah menunggu. setelah memasukkan semua barang ke dalam bagasi, meluncurlah taxi biru ke stasiun gambir... good bye kampus buat beberapa hari....
No comments:
Post a Comment