Film fugitive adalah film yang lebih suka “ bermain “ pada gaya bertutur waktu.
Waktu seakan berganti dengan cepat dan seolah berkata bahwa setiap detik waktu yang kita lewati, kejadian lain telah terjadi di luar sana. Untuk membuktikan pernyataan saya tersebut maka saya akan membahas film the fugitive. Film the fugitive di mulai oleh sebuah scene awal yang memperlihatkan kota new york pada malam hari dan potongan gambar pembunuhan yang terjadi pada Ny. Helen Kimble. Dimensi ritmis dipergunakan saat kedua gambar itu disusun berselang-seling dan berganti dengan tempo yang semakin cepat di setiap pergantiannya dan berusaha menjelaskan bahwa dalam keadaan kota yang tenang, ternyata ada kejadian yang bisa menghilangkan nyawa manusia.
Transisi pada akhir opening yang menggunakan fade to white menjelaskan bahwa permasalahan dari film itu hanyalah berkisar tentang pembunuhan Ny. Kimble saja. Kemudian kita dapat melihat penggunaan transisi fade to black, seolah menjelaskan bahwa penyelesaian masalah yang rumit akan dimulai. Penggunaan decoupage pada saat shot Ny. Kimble diambil dengan type of shot yang berbeda namun masih dengan subjek yang sama. Hal ini dibutuhkan untuk menimbulkan kesan simpatik terhadap Ny. Kimble karena lama-kelamaan shot berpindah ke arah wajah Ny. Kimble dan dibuat untuk mendramatisasi adegan. Dalam film ini, ternyata sequence shot dipergunakan di awal film berfungsi untuk memberitahukan kepada penonton bahwa Richard Kimble berada pada posisi tidak sadar atas apa yang ia alami. Graphic match mulai terjadi pada saat gerakan Richard yang berjalan mendekati arah kamera kemudian berganti dengan shot Richard berjalan mendekati mobil polisi. Penonton menganggap Richard berjalan menuju mobil polisi dan perpotongan yang terjadi sangatlah invisible sehingga penonton tidak terganggu konsep penglihatannya.
Transisi yang digunakan berupa fade to white menjelaskan masa lalu dari Richard sehingga dengan mudah penonton bisa mengikuti alur dan jalan cerita dari the fugitive ini. Cut away berupa model yang sedang fashion show membantu untuk mengalihkan perhatian penonton sejenak agar shot yang akan dipakai selanjutnya tidak terasa jumping. Cut away lainnya yang digunakan adalah mobil yang melintas dengan cepat pada sebuah jalan raya di malam hari. Dimensi spasial berupa koeksistensi spasial dari awal film yang terlihat yaitu berupa garis vertical sangat jelas terlihat. Dimensi temporal yang tertanam dalam film the fugitive ini lebih mengarah pada flashback karena ketika setiap perkataan yang terucap dari para tokoh mengenai Richard, flashback dimunculkan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut atas perkataan yang terlontar. Dalam film ini, setiap dialog atau perkataan yang terucap, pasti diberikan shot yang “ seolah-olah “ merupakan gambaran dari perkataan tersebut. Sehingga penonton sangatlah terbantu dengan hal itu. Secara keseluruhan, gaya editing yang dipakai adalah classical cutting. Classical cutting disini berfungsi sebagai mendramatisasi dan menjelaskan serta menggaris bawahi segala hal yang terjadi pada si actor utama yaitu Richard Kimble.
Sebenarnya, menurut pendapat saya film ini sudah membangun temporalnya dari awal. Pada scene sangat awal yang memperlihatkan scene kota, kita sudah dapat memastikan film ini adalah beralur mundur. Karena logikanya, seseorang yang bisa melihat kota secara keseluruhan itu ketika dia berada di luar kota tersebut. Kemudian scene berganti kepada Helen yang sedang dicoba dibunuh, memfokuskan pemikiran saya kepada sebuah tempat . kemudian diperlihatkan kembali scene kota namun kali ini shot mengarah ke sebuah tempat di dalam kota, menyusuri jalan dan sebagainya. Hal itu seolah-olah mengantarkan saya kepada sebuah masalah yang ada di dalam kota dengan kembali harus menyusuri permasalahan yang ada sehingga sampai pada sebuah penjelasan kenapa terjadi pembunuhan terhadap Helen Kimble.
Flash forward juga terjadi pada saat Richard berada di sebuah persidangan, setelah ia dijatuhi hukuman. Scene berganti pada shot jeruji pintu penjari yang di dorong. Ini membantu kita sebagai penonton mengetahui bahwa Richard akan masuk penjara. Dan flasforward ini merupakan elliptical editing yang memperpendek waktu sehingga pembuat film tidak perlu memperlihatkan scene Richard dibawa ke penjara. Cukup dengan shot tersebut penonton sudah mengerti bahwa Richard telah berada di penjara. Continuity sangat memegang peranan pada film ini.
No comments:
Post a Comment